Ditudingan Berijazah Palsu, Begini Klarifikasi Wabup Terpilih Kuansing Halim

TELUK KUANTAN-Isu penggunaan ijazah palsu terus dihembuskan oleh lawan politiknya yang kalah pada Pilkada Kuansing 9 Desember 2015 lalu. Bahkan hari ini, sekelompok orang yang mengatasnamakan Aliansi Peduli Kuansing melakukan aksi demo di depan halam gedung DPRD Kuansing.

Demo tersebut, meminta DPRD agar membatalkan sidang istimewa pengumuman penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Kuansing terpilih Mursini dan Halim yang telah ditetapkan oleh KPUD Kuansing 22 Februari 2016 lalu.

Alasan penolakan oleh Aliansi Peduli Kuansing, karena Wabup terpilih diduga menggunakan Ijazah palsu saat mendaftar di KPUD lalu. Bahkan dugaan itu telah dilaporkan oleh Masdar ke Polres Kuansing untuk ditindaklanjuti.

"Kami meminta DPRD agar membatalkan sidang istimewa ini hingga kepastian hukum terkait ijazah ini tuntas," teriak pendemo.

Dalam aksinya pendemo juga menyebarkan selebaran berbentuk Ijazah atas nama Abdullah yang diyakini mereka memiliki kesamaan nomor Ijazah dengan Njo Jong Liang alias Halim. Berbekal kesamaan nomor tersebut para pendemo menduga Ijazah Halim palsu.

Begini Penjelasan Halim

Kepada riauterkinicom di Pelangi Water Park, Wabup Kuansing terpilih Halim membeberkan secara jelas atas tudingan penggunaan Ijazah Palsu tersebut. Halim bahkan menunjukan Ijazah asli yang dia miliki sewaktu mengikuti ujian paket C melalui kelompok belajar Seruni pada tahun 2010 lalu.

Berdasarkan Ijazah asli yang ditunjukan oleh Halim memang ada kesamaan nomor yang tertera pada sudut kanan atas 31 PC 00F600040. Namun pada nomor Ijazah pada bagian bawa, antara Ijazah Halim dengan Ijazah Abdullah tidak sama. Ijazah Abdullah tertera nomor 0292137, sedangkan Ijazah Halim tertera nomor 0292315.

Perbedaan lainya, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh kelompok belajar yang ada di Kabupaten Lingga, jelas tertera jika atas nama Abdullah tercatat sebagai peserta di kelompok belajar T. Mengkerang. Berdasarkan data itu, Abdullah mendaftar sebagai kelompok belajar di T Mengkerang pada tahun 2007 lalu. Sedangkan Halim tercatat sebagai peserta kelompok belajar di Seruni pada tahun 2010. ***(dri)

Teks foto: Wakil Bupati Kuansing Terpilih Halim (kanan) di Gedung MK, Jakarta sesaat setelah ia dan pasangannya Mursini selaku Bupati Kuansing Terpilih, dinyatakan menang berperkara dengan lawan politiknya pasangan IKO. ( riauterkini/kuansingterkini )