MTI Tampilkan Kandidat Bakal Calon Gubernur Muslim DKI



Majelis Taqarrub Ilallah dan Temu Pembaca Suara Islam (MTI-TPSI) ke-60 di Masjid Baiturrahman, Jakarta Selatan, Jumat (25/3/2016).

Jakarta - Sebagian peserta Konvensi Gubernur Muslim untuk DKI Jakarta yang diinisiai oleh para ulama ditampilkan di acara Majelis Taqarrub Ilallah dan Temu Pembaca Suara Islam (MTI-TPSI) ke-60 di Masjid Baiturrahman, Jakarta Selatan, Jumat (25/3/2016).

Peserta konvensi yang diminta sebagai pembicara dalam acara tersebut adalah Anggota DPD RI dari Provinsi Banten, Habib Ali Al-Husainy dan Ir. H. M Sanusi selaku Ketua Komisi D DPRD DKI.

Habib Ali mengaku mendapat banyak dukungan dari para ulama serta habib di Jakarta. Dukungan itu dijadikannya sebagai semangat menjadi bakal calon gubernur DKI. 

Dengan pengalamannya menjadi anggota DPRD Provinsi Banten selama 15 tahun, ia merasa mampu menyelesaikan segudang permasalahan Jakarta. Bahkan dengan tegas ia siap memberantas penyakit masyarakat di Jakarta, sebagai salah satu programnya.

"Tempat-tempat prostitusi, minuman keras, perjudian kalau saya jadi gubernur akan saya saya tutup, karena masih banyak jalur pajak penghasilan daerah (PHD) lain yang bisa dikembangkan, jadi jangan pernah takut soal itu, disinilah sisi jihadnya," tegas Habib Ali.

Sementara itu, Sanusi juga mengaku siap dicalonkan melalui jalur independen, meski saat ini dirinya tercatat sebagai kader Partai Gerindra.

"Sebagai loyalis partai, saya siap maju lewat jalur independen GMJ kalau partai saya membolehkan. Kalau partai nugasin saya keluar dari penjaringan balongub Gerindra pun saya siap," cetus Sanusi.

Menurut Sanusi, Jakarta ke depan harus dipimpin gubernur yang menjunjung kejujuran, bertanggung jawab dan visioner.

"Jakarta ke depan jangan lagi dipimpin gubernur yang gampang menyalahkan orang lain dan tidak mau mengakui kesalahannya meski sudah jelas-jelas salah," tandasnya.

Selain kedua peserta konvensi tersebut, para ulama juga masih terus melakukan penjaringan kepada peserta lainnya agar kedepan hanya satu calon pasangan yang terbaik yang maju dalam Pilkada DKI berikutnya.(Si online)