Inilah Kaum yang Terdekat Dengan Rasulullah Kelak di Akhirat


Inilah Kaum yang Terdekat Dengan Rasulullah Kelak di Akhirat

Nabi Muhammad SAW adalah Rasul bagi setiap umat muslim. Orang beriman pastinya memiliki keinginan yang luar biasa besar untuk bisa bertemu beliau di akhirat kelak. Allah telah menjanjikan kepada kaum tertentu, yaitu dekat dengan Rasulullah di hari kiamat nanti.




Mempercayai datangnya hari kiamat adalah salah satu rukun iman sehingga merupakan suatu kewajiban bagi setiap umat muslim untuk mempercayai hari akhir. Satu-satunya peristiwa yang akan terjadi adalah kiamat. Peristiwa kiamat merupakan berakhirnya kehidupan dunia ini. Kehancuran akan menghampiri dunia, gunung-gunung akan berterbangan, manusia akan berlarian dan masih banyak lagi. Semua makhluk yang pernah hidup akan mati pada saat itu juga.


Kekacauan yang terjadi saat hari kiamat tidak pernah terbayangkan oleh siapapun. Begitu mengerikannya saat peristiwa itu datang. Selama ini, kita tahu jika seorang ibu memiliki kasih sayang yang tiada tara kepada anaknya. Tapi, saat kiamat, seorang ibu akan lupa dengan anaknya, orang yang hamil akan menggugurkan kandungannya, bintang-bintang berserakan, air laut meluap, bulan hilang cahayanya, dan anai-anai berhamburan.


Begitu dahsyatnya hari kiamat membuat semua orang takut menghadapinya. Meskipun demikian, terdapat satu golongan yang mempunyai kedudukan terdekat dengan Rasulullah SAW pada hari kiamat kelak.


Rasulullah pernah bersabda bahwa sesungguhnya orang yang paling dicintai oleh beliau dan orang yang paling dekat kedudukannya dengan beliau di hari akhir adalah orang yang paling baik akhlaqnya.


Berdasarkan hadits hari kiamat menurut Islam tersebut, kita bisa tahu bahwa kaum yang paling dekat dengan Rasulullah nanti di hari akhir adalah golongan kaum yang mulia akhlaqnya. Akhlaq mulia merupakan amalan yang begitu luar biasa. Bahkan Rasul pun bersabda jika tidak ada satu hal pun yang lebih berat dalam timbangan seorang mukmin nanti di hari akhir dibanding akhlaq yang baik. Sungguh, Allah begitu membenci orang yang yang keji dan mengucapkan hal-hal buruk.


Beberapa poin yang merupakan ciri-ciri manusia berakhlaq mulia adalah orang yang membentangkan tangannya, yaitu orang yang mudah bergaul. Oleh karena itu, maka bersikaplah ramah pada semua orang, tidak angkuh dan tidak sombong, sekalipun pada orang yang miskin kita tetap harus menghargainya.


Selain itu, jangan pernah meremehkan orang lain karena kita tidak tahu bagaimana dirinya di mata Allah. Selanjutnya adalah jagalah lisan dari perkataan yang tidak baik. Dikatakan jika lisan bagaikan pedang, yaitu dapat berguna dan dapat melukai diri kita sendiri. Oleh karena itu, daripada mengeluarkan kata-kata yang jelek atau buruk lebih baik mengucapkan hal-hal yang bermanfaat untuk orang lain. Rasulullah SAW menjadi sosok yang sangat pantas untuk dijadikan sebagai suri tauladan bagi akhlaq yang mulia. Itulah mengapa Umat yang mengikuti ajaran Nabi Muhammad dijamin akan masuk surga.


Pada hadits lain meriwayatkan bahwa sesungguhnya akhlaq mulia dapat kita capai dengan melakukan amalan tertentu, yakni berpuasa sunnah dan selalu menunaikan sholat malam, meskipun kita jarang melakukannya. Semua yang kita lakukan di dunia dapat menentukan apakah kita termasuk golongan yang beruntung memiliki kedudukan paling dekat dengan Rasulullah SAW. Oleh karena itu, lakukanlah yang terbaik ketika masih di dunia karena setiap apa yang kita kerjakan pasti akan dicatat.(kumpulanmisteri)