Hukum Avogadro

Hukum Avogadro

Pengertian Hukum Avogadro
Hukum Avogadro adalah hukum gas eksperimental yang menghubungkan volume gas dengan jumlah molekul yang ada. Hukum Avogadro menyatakan bahwa pada kondisi suhu dan tekanan yang sama, volume gas yang sama akan mengandung jumlah molekul yang sama.
Penjelasan Hukum Avogadro 
Secara matematis, hukum Avogadro dapat dituliskan sebagai:

atau

dimana V adalah volume gas; n adalah jumlah molekul (dalam mol); k adalah konstanta yang setara dengan RT/P, dimana R adalah konstanta gas universal; T adalah suhu (dalam Kelvin); dan P adalah tekanan. Jika suhu dan tekanan konstan, RT/P juga konstan dan dilambangkan dengan k. Hal ini diturunkan dari hukum gas ideal.

Hukum ini menjelaskan bagaimana dalam kondisi suhu dan tekanan yang sama, volume seluruh gas mengandung jumlah molekul tertentu yang sama. Untuk membandingkan dengan gas yang berbeda, dapat menggunakan rumus berikut:

Rumus diatas menjelaskan bahwa jika mol gas meningkat, maka volume gas juga meningkat, dan begitu juga sebaliknya. Dengan demikian, jumlah molekul atau atom pada volume spesifik gas ideal tergantung dari ukuran atau massa molar gas.

Bilangan Avogadro

Avogadro mengusulkan bahwa dalam satu mol atom terdapat sekitar 6,02 x 1023 partikel. Bilangan tersebut selanjutnya dikenal sebagai bilangan Avogadro. Dan hal itu berlaku untuk atom, molekul, senyawa, dan lain sebagainya.

Contoh Hukum Avogadro

Sebagai contoh, jika ada gas klorin, hidrogen, dan oksigen masing-masing bervolume 1 L dan ditempatkan pada wadah yang berbeda, ketiganya akan mempunyai jumlah molekul yang sama. Akan tetapi hipotesis Avogadro mengatakan bahwa belum tentu ketiganya mempunyai massa yang sama.

Jasa Avogadro sangat besar bagi perkembangan ilmu kimia, terutama dalam konsep gas dalam ruangan. Maka dari itu, ada mata uang yang bergambar foto Avogadro seperti pada gambar berikut.


0 Response to "Hukum Avogadro"

Post a Comment