Hukum Ucapan Selamat Natal Menurut Ketua PBNU dan MUI

Hukum Ucapan Selamat Natal Menurut Ketua PBNU dan MUI

– Hukum Ucapan Selamat Natal Menurut Ketua PBNU dan MUI, Menjelang Natal ada saja sekelumit hal yang selalu diperbincangkan dari tahun ke tahun yakni mengucapkan selamat natal bagi orang muslim. Menurut MUI dan PBNU memiliki pandangan yang sama dimana hukumnya diperbolehkan asalkan niatnya untuk memperingati hari lahirnya Nabi Isa AS.

Sampai sekarang ini memang untuk masalah hukum Ucapan Selamat Natal selalu membuat kontroversi dan perdebatan banyak orang, dimana sebagian mengatakan boleh mengucapkan selamat natal dan banyak lagi yang mengharamkan ucapkan selamat natal. Akan tetapi dari apa yang diungkapkan oleh oleh Ketua Umum MUI, Ma’ruf Amin, menegaskan jika untuk ucapan Natal kepada umat Nasrani memang belum ada pembahasan khusus, hanya terkait penggunaan pada masalah atribut semata.

Akan tetapi, hukum untuk merayakan Natal bagi seorang muslim telah ada fatwa sendiri yaitu hukumnya haram. karena sifatnya ritual atau yang dikerjakan sehingga sangat haram berbeda dengan ucapan. Namun, apabila bersifat resmi karena selaku pemimpin yang adil seperti yang dilakukan oleh Presiden RI juga para pejabat maka hal tersebut masih diperbolehkan.

Namun, sebaiknya bagi Umat Muslim jangan mengucapkan selamat Natal kepada umat lain karena masih banyak perdebatan kecuali jika untuk Nabi Isa AS karena masih menjadi nabi Allah SWT, maka diperbolehkan.

“Jika masih ada perbedaan, maka saya tidak akan melakukan hal tersebut, kecuali untuk masalah tahun baru itu masih diperbolehkan,” tandas Ma’ruf Maarif.

Ditempat lain, Said Aqil Siradj selaku Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan, apabila ucapkan selamat Natal bukan sesuatu hal yang bermasalah diucapkan oleh umat Islam, akan tetapi tetap hanya satu yaitu ditujukan kepada Nabi Isa AS bukan orang lain.

“Hukum Mengucapkan selamat hari Natal diperbolehkan. Akan tetapi, yang kita ucapkan tersebut atas kelahiran dari Nabi Isa Almasih. Boleh mengucapkannya asal bukan untuk anak tuhan yang dipercaya mereka, ” tegas Said, setelah hadiri acara Haul ke-7 Alm. Gus Dur di JL. Warung Sila, Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat, 23 Desember 2016.

sourche: babatpos

0 Response to "Hukum Ucapan Selamat Natal Menurut Ketua PBNU dan MUI"

Post a Comment