Om Telolet Om

Awal Mula Wabah 'Om Telolet Om' Mendunia
Ilustrasi. (CNN Indponesia/Andry Novelino)
Jakarta,-- Jagat maya sedang dihebohkan 'wabah' frasa om telolet om. Sebagian orang masih bertanya-tanya, sebetulnya dari mana asalnya?
Jika sering memperhatikan, banyak kendaraan lalu lintas seperti bus yang memiliki klakson dengan bunyi sangat lantang. Tak seperti mobil pada umumnya, bus-bus ini memiliki klakson dengan irama panjang. Nadanya menyerupai "telolet".
Lantas, siapa yang mempopulerkannya? 
Berawal dari 'keisengan' gerombolan anak-anak di sebuah desa di Jepara yang berkumpul di pinggir jalan. Dari sejumlah video yang diunggah di YouTube, mereka terlihat membawa kertas karton besar bertuliskan, om telolet om yang diarahkan ke arah jalan raya.
Ya, mereka mengharapkan tiap kendaraan yang lewat membunyikan klakson. Setelah kendaraan yang mayoritas adalah bus mengeluarkan suara "telolet", mereka langsung sumringah kegirangan.
Jadi, frasa 'om telolet om' ini kerap diucapkan oleh mereka sembari teriak ke arah sopir bus agar mereka membunyikan klaksonnya. 
"Om, telolet, om," teriak mereka. 
Dari pantauan CNNIndonesia.com, sejumlah video yang diunggah di YouTube cukup lama yakni bertanggal 20an November lalu dan awal Desember.
Dengan kata lain, tren om telolet om ini sudah cukup lama dilakukan beberapa bulan lalu namun memang baru terdengar sekarang.
Banyak netizen yang iseng melakukan om telolet om juga dengan cara berbeda, seperti berdiri di samping rel kereta api untuk meminta klakson dari masinis, hingga berdiri di lapangan menunggu helikopter atau pesawat terbang lewat. Kebanyakan tentu saja memanfaatkan platform internet untuk memamerkannya, sehingga tak bisa dielakkan lagi 'om telolet om' bisa tenar keluar Indonesia.
'Wabah' om telolet om ini pun menjangkit para musisi internasional seperti Zedd, Martin Garrix, DJ Snake, Alesso, dan The Chainsmokers.
Bagaimana tidak, perbincangan di media sosial mengenai om telolet om sudah terdengar sampai ke telinga mereka dan merajai trending topic di Twitter.
Sourche: cnnindonesia.com

0 Response to "Om Telolet Om"

Post a Comment