Teks Negosiasi (Pengertian, Struktur Teks, Ciri-Ciri, Kaidah Kebahasaan, Tujuan dan Contoh Teks Negosiasi)

Teks Negosiasi (Pengertian, Struktur Teks, Ciri-Ciri, Kaidah Kebahasaan, Tujuan dan Contoh Teks Negosiasi)

Pengertian Teks Negosiasi

Tekas negosiasi adalah teks yang berisi interaksi sosial antara satu orang dengan lainnya yang berfungsi untuk menetapkan keputusan diantara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan berbeda. Kedua belah pihak dalam negosiasi ini memiliki hak atas hasil akhir. Hasil akhir dalam negosiasi ini memerlukan persetujuan kedua belah pihak sehingga terjadi proses saling memberi dan menerima sesuatu untuk mencapai kesepakatan bersama.

Struktur Teks Negosiasi

Tentu saja setiap teks mempunyai struktur, begitupun dengan teks negosiasi. Struktur teks negosiasi teridi atas pembukaan, isi, dan terakhir yaitu penutup.

1. Pembukaan, merupakan bagian awal dari sebuah negosiasi yang biasanya berisi kata salam atau sapa dan juga pengenalan diri.
2. Isi, pada bagian ini terbagi menjadi dua bagian yaitu penyampaian materi dan tawar menawar dan penyelesaian masalah. Penyampaian materi merupakan bagian yang berisi pertanyaan atau pemberitahuan mengenai objek atau permasalahan. Sedangkan tawar-menawar dan penyelesaian masalah adalah bagian dimana kedua belah pihak saling bernegosiasi hingga akhirnya mendapatkan suatu keputusan.
3. Penutup, merupakan bagian akhir akhir dari teks negosiasi

Ciri-Ciri teks negosiasi

Yang membedakan teks negosiasi dengan teks lainnya karena negosiasi mempunyai ciri-ciri diantaranya:

- Menghasilkan kesepakatan (yang saling menguntungkan).
- Mengarah pada tujuan praktis.
- Memprioritaskan kepentingan bersama.
- Merupakan sarana untuk mencari penyelesaian.

Kaidah Kebahasaan Teks Negosiasi

Negosiasi yang baik selalu memperlihatkan kaidah negosiasi. Adapun kaidah atau ciri kebahasaan teks negosiasi yang baik adalah sebagai berikut.

1.  Tidak menyajikan lebih dari tiga argumen dalam satu waktu.
2.  Mulai dengan argumen yang paling kuat dan didukung dengan fakta.
3.  Bangun argumen secara logis, rapat, mengikat, dan hati-hati.
4.  Jelaskan pandangan anda, buat kesimpulan dari pandangan tersebut, kemudian anda dapat mengatakan apabila anda tidak setuju dengan mitra negosiasi.
5.  Jabarkan kembali pokok bahasan pihak mitra negosiasi untuk menunjukan bahwa anda telah mengerti.
6.  Minta alasan dari pihak mitra negosiasi (mengapa ya/mengapa tidak).
7.  Jangan menyela argumentasi dari pihak mitra negosiasi, dengarkan, dan cari titik lemahnya.

Selain diatas, berikut beberapa ciri negosiasi dilihat dari segi isinya.

1.  Negosiasi menghasilkan kesepakatan, baik kedua belah pihak saling sepakat ataupun kedua belah pihak sepakat untuk tidak sepakat.
2.  Tiap-tiap pihak yang bernegosiasi memperjuangkan kepentingannya masing-masing.
3.  Negosiasi merupakan sarana untuk mencapai peneyelesaian.
4.  Negosiasi bertujuan praktis, yaitu mencapai kesepakatan yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.

Tujuan Teks negosiasi

Adapun tujuan dilakukan negosiasi dalam hal bisnis, beberapa diantaranya untuk:

a. Mencapai kesepakatan yang memiliki kesamaan persepsi, saling pengertian dan persetujuan.
b.  Mencapai penyelesaian atau jalan keluar dari masalah yang dihadapi secara bersama.
c.  Mencapai kondisi saling menguntungkan dan tidak ada yang dirugikan (win-win solution).

Manfaat negosiasi yaitu untuk menciptakan jalinan kerja sama antara institusi, badan usaha, maupun perorangan dalam melakukan suatu usaha dan kegiatan bersama atas dasar saling pengertian.

Proses negosiasi akan memberikan manfaat bagi perusahaan diantaranya membuat hubungan bisnis menjadi lebih luas dan pasar lebih berkembang.

Contoh Teks Negosiasi

dibawah ini merupakan contoh teks negosiasi yang singkat :

A : Ada yang bisa saya bantu?.
B : Saya ingin pesan baju seperti ini (menyodorkan desain baju).
A : Oh desain ini ya, ukurannya untuk badan seperi bapak?
B : Iya.
A : Oh desain seperti ini kami beri harga 500rb.
B : Terlalu mahal itu, tidak bisa turun?.
A : Bisa, tapi turun pun hanya sedikit. Paling kita beri harga 450rb bagaiamana?
B : Baiklah saya setuju. Saya harap baju ini bisa selesai tepat waktu,
A : Kami selalu mengusahakan untuk tidak mengecewakan pembeli pak.
Sourche: m-sekolah