12.000 Bocah Suriah di Ghouta Terpaksa Jadi Yatim Akibat Rezim Assad

12.000 Bocah Suriah di Ghouta Terpaksa Jadi Yatim Akibat Rezim Assad

Ghouta – Lebih dari 12.000 anak Suriah di Ghouta timur telah menjadi yatim akibat kekejaman rezim Suriah yang merenggut nyawa orang tua mereka. Hal itu diungkapkan oleh direktur Departemen Anak Yatim di Adalah, Yasin Abu Raib.

“Hanya sekitar 7.000 anak yatim yang menerima tunjangan rutin bulanan, sementara 5.000 ditarik bantuan keuangannya,” kata Abu Ratib, sebagaimana dilaporkan Middleeastmonitor, Jumat (28/08).

Dia juga mengungkapkan dampak besar yang ditimbulkan oleh serangan bom rezim Bashar Assad. Anak-anak mengalami kerusakan psikologis akibat penembakan dan pengepungan.

Sementara, direktur Yayasan Rumah Yatim di Douma, Muhammad Ali, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mencatat sebanyak 5.000 anak yatim di kota tersebut. Mereka mendapatkan bantuan keuangan dan sumbangan makanan rutin setiap bulannnya.

“Jumlah anak yatim meningkat karena meningkatnya laju penembakan dan bentrokan di Ghouta timur,” terang Ali.

Ali menambahkan bahwa bantuan keuangan yang diterima dapat menyediakan makanan dan minuman bagi anak-anak. Akan tetapi mereka kesulitan untuk menemukan rumah alternatif untuk tempat tinggal mereka.

“Kami dapat menyediakan sejumlah kebutuhan dasar melalui terowongan, karena kota ini dikepung oleh pasukan rezim,” katanya.

Menurut data resmi yang dihimpun oleh para aktivis, lebih dari 13.000 orang terbunuh di wilayah Ghouta timur selama empat tahun terakhir. Mereka terbunuh akibat serangan bom pasukan Bashar Assad dan pertempuran antara rezim dan pejuang oposisi.

Sumber : Middleeastmonitor
Reporter : Imam S.

0 Response to "12.000 Bocah Suriah di Ghouta Terpaksa Jadi Yatim Akibat Rezim Assad"