Alhamdulillah, RS Indonesia di Gaza Resmi Beroperasi

Alhamdulillah, RS Indonesia di Gaza Resmi Beroperasi

Bangunan RS Indonesia di Gaza

Jakarta  - Kabar baik datang dari Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina. Setelah kurang lebih enam tahun sejak direncanakan dan dibangun serta diisi segala fasilitasnya, pada Ahad, 27 Desember 2015 lalu, secara resmi rumah sakit yang dibangun oleh masyarakat Indonesia melalui lembaga kemanusiaan MER-C Indonesia itu resmi beroperasi. 
"Pada hari ini, Ahad, 27 Desember 2015, Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza secara resmi membuka dan mengoperasionalkan RS Indonesia," ungkap MER-C dalam siaran persnya yang diterima Suara Islam Online, Rabu (30/12/2015). 

Menurut MER-C, dua hari sebelum dibuka secara resmi, dilaporkan Kementerian Kesehatan sudah melakukan uji coba kesiapan peralatan-peralatan medis di RS Indonesia dengan adanya tindakan operasi bagi tiga pasien yang berasal dari Gaza Utara. Operasi dilakukan di Ruang Operasi Jawa 1 dan Ruang Operasi Jawa 2. Usai operasi pasien langsung dipindahkan dan diinapkan ke ruang rawat inap Batam yang berada di lantai 2. 

Operasi perdana pasien di RS Indonesia, Gaza, Palestina.


Pembukaan RS Indonesia disambut antusias oleh warga Gaza. Pada Sabtu (26/12), RS Indonesia sudah mulai menerima antrian pasien rawat jalan yang sementara masih dilayani di Ruang IGD (Instalasi Gawat Darurat) Teungku Cik Ditiro dengan alasan Ruang Poliklinik masih dalam tahap persiapan untuk pembukaan. 

"Sejak Sabtu- Ahad (26-27/12) jumlah pasien rawat jalan yang berobat ke RS Indonesia sudah mencapai 312 orang. Ruang Rawat Inap dan ICU pun mulai terisi pasien," jelas MER-C. 

RS Indonesia adalah sebuah karya anak bangsa yang dikerjakan oleh putra-putra bangsa dengan donasi seluruhnya murni berasal dari rakyat Indonesia tanpa bantuan asing. Dicetuskan pada Januari 2009, pembangunan fisik RS Indonesia dimulai pada Mei 2011. Pembangunan selesai pada pertengahan tahun 2014 yang dilanjutkan dengan pengadaan alat kesehatan, furniture serta instalasi listrik, oksigen, telepon, internet, dan lainnya yang dimulai sejak November 2014 hingga Desember 2015. 

"Terima kasih dan selamat kepada rakyat Indonesia atas beroperasinya RS Indonesia di Gaza, Palestina. Semoga semua doa, donasi, jerih payah dan keikhlasan, menjadi amal baik yang terus mengalir bagi para relawan dan donatur serta seluruh pihak yang telah terlibat dan mendukung program ini," pungkasnya.(suara-islam.com)