Siapa Pemain Muda Terbaik AFF Suzuki Cup 2016?

Siapa Pemain Muda Terbaik AFF Suzuki Cup 2016?

Meski lolos ke final, Indonesia dan Thailand belum memiliki darah muda yang menonjol di turnamen. Lantas, siapa saja yang pantas disebut sebagai youngster terbaik?

AFF Suzuki Cup tidak pernah berhenti menghasilkan talenta muda yang siap menggebrak sepakbola level Asia Tenggara. Termasuk di edisi tahun ini, di mana Aung ThuChan VathanakaChrerng PolrothVu Van Thanhberhasil masuk sebagai tempat kandidat Pemain Muda Terbaik AFF Suzuki Cup 2016 versi Goal.

Aung Thu menjadi nomine pertama menyusul performa eksepsionalnya bersama timnas Myanmar di sepanjang turnamen. Masih berusia 20 tahun, pemain yang dijuluki “Messi dari Myanmar” tersebut sudah menjadi tumpuan di lini depan timnya.

Satu gol masing-masing ke gawang Vietnam dan Kamboja di dua partai pembuka Grup B menjadi buktinya. Mengandalkan kecepatan dan tembakan geledek, Thu menginspirasi Myanmar lolos ke babak semi-final Piala AFF untuk kali pertama dalam 12 tahun terakhir. Meski pada akhirnya Myanmar tidak berkutik oleh Thailand di semi-final, Thu layak dipandang sebagai cover boy dari bangkitnya pembinaan usia muda di sepakbola Myanmar.

Kamboja boleh jadi finis di urutan buncit Grup B tanpa memetik satu poin pun. Namun berbicara soal pemain muda, Kamboja-lah yang boleh membusungkan dada. Memiliki rataan usia skuat termuda di turnamen (21,74 tahun), Kamboja memang sangat mengandalkan para youngstermereka. Tak heran, kami memilih dua pemain Kamboja untuk kandidat ini.

Yang pertama adalah Chan Vathanaka, sang idola terbesar di sepakbola Kamboja saat ini. Di laga pembuka grup misalnya, winger kidal berusia 22 tahun itu mampu membuat pertahanan Malaysia kelabakan. Meski kalah 3-2, Vathanaka memborong seluruh gol Kamboja. Vathanaka terus menjadi andalan hingga laga pamungkas grup, namun tetap tidak mampu menolong skuat muda Kamboja.

Pemain kedua Kamboja yang bersinar adalah Chrerng Polroth. Berposisi sebagai gelandang sentral, Polroth menunjukkan kematangannya sebagai pemimpin di lini tengah meski masih berusia 19 tahun. Satu gol mampu ia cetak, saat Kamboja kalah 2-1 kontra Vietnam, yang layak disebut sebagai gol terbaik Piala AFF 2016 di mana Polroth melepaskan tembakan superkeras dari jarak jauh.

Nama terakhir yang mencuri perhatian adalah Vu Van Thanh, full-back andalan Vietnam yang masih berusia 20 tahun. Agresivitasnya dalam menyisir sisi kiri pertahanan lawan membuat Van Thanh lebih pantas disebut sebagai seorang wingerketimbang bek kiri. Ia mampu mencetak gol pembuka ke gawang Indonesia dalam leg kedua semi-final, yang menginspirasi sepuluh pemain Vietnam untuk menyamakan agregat kendati pada akhirnya harus tersisih.
Sourche: goal.com