Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis

Kemampuan Pemahaman Konsep  Matematis
Depdiknas menyatakan bahwa,
“pemahaman konsep merupakan salah satu kecakapan atau kemahiran matematika yang diharapkan dapat tercapai dalam belajar matematika yaitu dengan menunjukkan pemahaman konsep matematika yang dipelajarinya, menjelaskan keterkaitan antar konsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma secara luwes, akurat, efisien, dan tepat dalam pemecahan masalah”. (dalam Kesumawati, 2008: 3).
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa adalah  kemampuan  dalam menemukan  dan  menjelaskan , menerjemahkan,  menafsirkan,  dan menyimpulkan suatu konsep matematika berdasarkan pembentukan pengetahuannya sendiri,  bukan  sekedar  menghafal. 
Pendapat diatas sejalan dengan Peraturan Dirjen Dikdasmen Nomor 506/C/Kep/PP/2004 tanggal 11 November 2001 tentang rapor pernah diuraikan bahwa indikator siswa memahami konsep matematika adalah mampu :
1.      Menyatakan ulang sebuah konsep,
2.      Mengklasifikasi objek menurut tertentu sesuai dengan konsepnya,
3.      Memberikan contoh dan bukan contoh dari suatu konsep,
4.      Menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis,
5.      Mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup dari suatu konsep,
6.      Menggunakan dan memanfaatkan  serta memilih prosedur atau operasi tertentu,
7.      Mengaplikasikan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah.