-->

Sabtu, 21 Januari 2023

Salah satu defenisi sederhana tentang pemimpin yang zhalim adalah seorang pemimpin yang mengambil keputusan (kebijakan, hukuman, dll) didasarkan kepada kepentingan pribadinya, emosinya, perasaannya, subjektivitas pikirannya tanpa mencoba menimbang keputusan tersebut dengan beragam aspek/prespektif…

Dan keputusannya tersebut mengambil atau merampas atau mencederai atau menyakiti hak-hak orang lain (orang-orang terzhalimi)

Maka bagi pemimpin yang demikian, Tuhan akan menurunkan azhab berupa :

1. Tuhan akan menghilangkan ketenanga dalam pikiran dan hatinya…….dia akan selalu merasa tidak tenang, gelisah, takut, cemas, was-was, bingung, stress…..apapun yang dia lakukan tetap tidak akan bisa menenangkannya…walaupun ada sesuatu yang dapat menenangkannya…maka ketenangan tersebut akan sementara sifatnya.

2. Tuhan akan menghilangkan segala kebijaksanaan dari dalam dirinya…..apapun ucapannya….apapun tindakannya…apapun keputusannya….maka semua tidak didasari dengan kebijaksanaan…..

kata-kata yang keluar dari mulutnya adalah kata-kata yang penuh kedengkian……kata-kata yang penuh caci maki….kata-kata kotor….kata-kata yang penuh kesombongan….kata-kata yang penuh dengan keangkuhan…..

walaupun dalam waktu-waktu tertentu, dia berusaha terlihat bijaksana….maka tidak berapa lama waktunya dia pun akan kembali dengan wujud aslinya (yang tidak bijaksana)…..kebijaksana
an yang diperlihatkan adalah pseudo wisdom (kebijaksanaan semu)



3. Tuhan akan menghilangkan teman/kawan sejatinya…….teman/kawan sejati adalah kawan/teman yang bersedia hidup dalam kesenangan maupun penderitaan bersama…..kawan/teman yang akan rela mengorbankan apa saja untuk membantu…..kawan/teman yang rela saling memaafkan ketika salah….kawan/teman yang bersedia menghadapi apapun secara bersama….

Satu demi satu teman/kawan sejati akan meninggalkan dirinya…..sebab teman/kawan menjadi tidak berguna apa-apa karena keangkuhannya……

4. Dia akan dikelilingi teman/kawan yang munafik…..pertemanan yang palsu….penjilat……

Teman/kawan yang munafik adalah teman/kawan yang berteman didasari oleh kepentingan pribadinya….didepan dia akan memuji, tapi dibelakang dia akan menghina……didepan menunduk tapi dibelakang dia melawan….didepan dia tesenyum tapi dibelakang dia mencibir…..

Pemimpin zhalim akan ditinggalkan kawan/teman sejati dan didekati kawan/teman palsu

5. Akan merasa kesepian ditengah-tengah kesuksesannya……..walaupun dia bercerita dengan bangga tentang kekuasaannya….tapi dia merasa sunyi….dia merasa hampa….

walaupun dia tertawa terbahak-bahak…..sesungguhnya didalam jiwanya sedih…kosong….sepi…

walaupun dia memperlihatkan kehebatannya…..sesungguhnya dia rapuh….

6. Tuhan akan mencabut segala bentuk kebahagiaan dalam hidupnya……dia hanya mendapatkan kebahagiaan semu….kebahagiaan palsu…..walau dia terlihat tertawa….walau dia terlihat tersenyum….walau dia terlihat bahagia….semua itu adalah kepura-puraan.

7. Dia akan hidup dalam kepura-puraan…..maka dia pura-pura bahagia…..maka dia pura-pura sukses….maka dia pura-pura senang….maka dia pura-pura hebat…

padahal dalam dirinya….kosong…..sunyi….sepi….gelisah…takut….cemas…was-was…bingung…stress…tidak pernah tenang……

Hukuman-hukuman itu akan terus diberikan…..sampai dia sadar atas kesalahannya….dan bertobat…lalu meminta maaf kepada orang-orang yang pernah dizhaliminya….dan mendapat maaf dari orang-orang yang dizhaliminya….

Jika tidak mendapat maaf….maka hukuman tersebut akan terus dijalaninya…hingga kematiannya…dan diapun melanjutkan hukumannya di negeri akhirat……

semoga kita semua tidak menjadi pemimpin yang zhalim…..

Jika kita merasa 7 hal diatas sudah terjadi pada kehidupan kita….saatnya kita bertobat dan meminta maaf kepada orang-orang yang pernah kita zhalimi…../https://jalanpencerahan.wordpress.com



Baca Artikel Terkait: