Maksud dari Perumpamaan Pepatah Bagai Anak Ayam Kehilangan Induknya




Pernahkah anda mendengar sebuah peribahasa “Bagai Anak Ayam Kehilangan Induknya”? Lalu apa arti dari peribahasa ini? Peribahasa ini mempunyai arti sesuatu yang terpecah belah sehingga mengalami kesulitan. Arti yang lainnya juga adalah tercerai berai karena kehilangan tumpuan atau menggambarkan kehidupan seseorang yang sedang kebingungan tidak tahu harus berbuat apa karena sudah tidak adanya tumpuan. 3 hal ini suatu keadaan didalam kehidupan sehari hari yang bisa menggambarkan perumpamaan “Bagai Anak Ayam Kehilangan Induknya” diantaranya yaitu :

1.     Seorang Anak Yang Orangtuanya Bercerai
Ketika orangtua dari seorang anak bercerai maka seorang anak ini tentunya akan mengalami perubahan dalam kehidupannya. Si anak ini harus membiasakan diri untuk menjalani kehidupan sehari hari tanpa salah satu kehadiran orangtuanya di rumah. Sehingga tentunya ini akan membuat si anak kehilangan salah satu tumpuan hidupnya.

2.     Seorang Anak Yang Orangtunya Meninggal
Seorang anak juga akan kehilangan tumpuan hidupnya ketika orangtuanya meninggal dunia. Ketika orangtuanya meninggal maka si anak ini akan kehilangan seseorang yang bisa memberikannya perlindungan saat dirinya terancam bahaya. Seorang anak ini juga akan kehilangan seseorang yang mampu menenangkannya di saat hatinya sedang risau.

3.     Seorang Anak Yang Kurang Mendapat Perhatian Dari Orangtuanya
Ketika seorang anak kurang mendapatkan perhatian dari orangtuanya maka si anak ini tentunya akan sedih dan kesepian. Si anak ini akan merasa tidak adanya seseorang untuk dijadikannya sebagai tempat mencurahkan segala keluh kesahnya dalam menghadapi masalah hidupnya. Sehingga si anak ini hanya memendam masalahnya itu sendiri.

0 Response to "Maksud dari Perumpamaan Pepatah Bagai Anak Ayam Kehilangan Induknya"